Pengarahan UTS Dosen dan Tendik

Pengarahan UTS Dosen dan Tendik

UNIDA Gontor – Pada saat pengarahan Ujian Tengah Semester (UTS) semester Genap tahun ajaran 1441-1442/2020-2021 bagi Dosen dan Tendik di Hall Unida Gontor yang bertepatan pada hari Rabu, 13 Januari 2021. Ustadz Dr. Abdul Hafidz Zaid, M.A yang juga sebagai Wakil Rektor bidang akademik memberikan beberapa pesan.

Pertama, Ustadz Dr. Abdul Hafidz Zaid, M.A berwasiat kepada kami semua, baik dosen, tenaga kependidikan ataupun staf supaya ketika menjelang tidur dan ketika bangun tidur, membiasakan diri bermuhasabah, menata niat dan memperbaiki apa yang semestinya menjadi harapan kita. Sebagai seorang muslim sudah semestinya kita niatkan hidup dan mati kita ini murni untuk mencari ridha Allah; apa yang memenuhi hasrat dan keinginan kita, tidak lain adalah hal-hal terkait dengan urusan akhirat kita. Untuk mempertegas pentingnya hal tersebut, beliau kemudian membacakan satu hadits yang artinya:

“Siapa yang hasrat dan keingannya adalah akhirat, maka Allah akan menjadikan kekayaan di dalam hatinya, dikumpulkan baginya sesuatu yang terpisah, dan dunia datang dengan serta merta dengan hina (tanpa usaha besar). Dan siapa yang hasrat dan keingannya adalah dunia, maka Allah akan menjadikan kefakiran di matanya. Selalu merasa fakir. Sesuat yang sebenarnya di depan mata, namun susah dicapai, dan dunia akan diberikan sesuai apa yang ditakdirkan.”

Kedua, beliau mengingatkan kepada kita semua supaya senantiasa membiasakan berdzikir Subhanallah wa bihamdihi sebanyak 100 kali pada pagi dan sore hari. Karena dzikir tersebut bisa menghapus dosa-dosa kita meskipun sebanyak buih di lautan.

Ketiga, UTS adalah acara besar bagi Gontor dan UNIDA Gontor. Maka, sudah selazimnya diadakan pengarahan dalam rangka mempersiapkannya dengan sebaik-baiknya, juga untuk menyamakan persepsi dan memperbaiki niat kita bersama.

Kemudian beliau masuk ke dalam pembahasan akademik dan administrasi secara umum, baik yang terkait dengan dosen maupun mahasiswa.

Selanjutnya adalah sambutan dari Ustadz Samsirin, M.Pd.I. Selain menjelaskan dan mengingatkan kembali tentang disiplin selama mengawas, beliau juga menyampaikan kata-kata hikmah, yaitu:

Jika seorang pengajar telah memiliki 3 hal ini, maka sempurna lah nikmat bagi muridnya, yaitu kesabaran, kerendahan hati, dan kebaikan budi pekerti. Jika seorang murid telah memilik 3 hal ini, maka sempurna lah nikmat bagi pengajarnya, yaitu kemampuan berpikir, keber-adab-an, dan kebaikan pemahaman.

Terkahir ditutup dengan suatu pengingat untuk kita semua, yaitu “Tidak ada kemajuan tanpa kedisiplinan, dan tidak ada kedisiplinan tanpa keteladanan.”

al-Faqir: MSM

Bagikan artikel ini

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *